Halmahera Selatan — Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) terus mendorong realisasi pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di wilayahnya. Meski sempat terkendala koreksi anggaran dari pusat, proyek strategis ini kini dipastikan tetap berjalan berkat dukungan pendanaan dari Bank Dunia.Kepala Distransnaker Halsel, Daud Djubedi, mengungkapkan bahwa saat ini proyek pembangunan BLK telah memasuki tahap penyusunan Manajemen Konstruksi (MK), yang dijadwalkan berlangsung hingga Desember 2025. Tahap ini dinilai krusial karena mencakup perencanaan teknis, analisis kebutuhan fasilitas, hingga simulasi desain berbasis kompetensi tenaga kerja.
“Sementara ini kami masih dalam tahap menyiapkan MK sampai Desember 2025,” ujar Daud kepada Ketik.com, Jumat (14/11/2025).
Setelah tahap MK rampung, proses pengadaan atau tender akan dimulai pada Januari hingga Februari 2026. Daud menegaskan bahwa pelaksanaan konstruksi akan mengikuti standar dan target yang telah ditetapkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan, termasuk evaluasi kualitas berbasis indikator produktivitas pelatihan.











Komentar