Ia menilai lambatnya penanganan perkara oleh KPK menimbulkan persepsi negatif di masyarakat. Karena itu, menurutnya, perlu ada tim independen yang bekerja secara transparan untuk memastikan penelusuran kasus tidak terhambat kepentingan politik.
“Tim independen di bawah kepemimpinan Mahfud MD dinilai memiliki integritas dan kapasitas hukum untuk menuntaskan persoalan ini,” ujarnya.
Muslim juga menyoroti adanya dugaan pembengkakan biaya dalam proyek kereta cepat tersebut. Ia membandingkan proyek Whoosh sepanjang 142 kilometer yang menelan biaya hampir Rp120 triliun dengan proyek kereta cepat di Arab Saudi yang berjarak 1.500 kilometer dan menelan biaya sekitar Rp112 triliun.
“Perbandingan sederhana ini menunjukkan adanya potensi mark up yang signifikan,” ujarnya.








Komentar