Halsel, 17 November 2025– Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menghadapi tantangan fiskal serius pada tahun anggaran 2026 akibat penurunan signifikan dana transfer dari pemerintah pusat. Dalam sidang paripurna ke-42 masa sidang III DPRD Halsel, Senin malam (17/11), Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba memaparkan strategi dan prioritas anggaran yang akan diambil untuk menjaga stabilitas pembangunan daerah.
Dalam pidatonya, Bupati Bassam mengungkapkan bahwa dana transfer dari pusat ke Halsel pada 2026 turun drastis sebesar Rp514 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Akibatnya, total pendapatan daerah ditargetkan hanya Rp1,7 triliun, turun Rp399 miliar dari tahun 2025.
“Penurunan ini menjadi tantangan besar bagi kita. Namun, kami berkomitmen untuk menyusun anggaran secara cermat dan strategis, dengan tetap mengutamakan pelayanan dasar kepada masyarakat,” tegas Bassam.
Meski pendapatan transfer menurun, Pemkab Halsel justru menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp267 miliar, naik 24,6% dari tahun sebelumnya. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat kemandirian fiskal tanpa membebani masyarakat kecil.
“Kami akan mengoptimalkan potensi lokal, memperkuat sektor-sektor produktif, dan mendorong inovasi dalam pengelolaan PAD,” tambahnya.












Komentar