“Saya kira ada yang mencoba memanfaatkan isu ini untuk membenturkan Pak Dasco dengan Presiden Prabowo. Ini pola lama — menggunakan opini publik untuk menciptakan friksi politik di tubuh pemerintahan. Saya tidak mau terlibat dalam permainan seperti itu,” tegasnya.
Ia mengingatkan agar media dan publik berhati-hati terhadap upaya-upaya spin politik semacam ini. Menurutnya, berita yang tidak berimbang justru bisa memperkeruh hubungan antar-lembaga dan antar-elite politik yang sedang berusaha memperkuat pemerintahan nasional.
Sebagai penutup, Muslim Arbi mengajak media untuk menegakkan etika jurnalistik dengan mengutamakan akurasi dan keseimbangan berita. Ia berharap klarifikasi ini bisa menjadi pelajaran bersama agar tidak terjadi kesalahpahaman yang bisa berdampak pada citra lembaga dan individu.
“Kita semua ingin membangun bangsa ini dengan semangat kejujuran dan keterbukaan. Jangan sampai perbedaan pendapat atau kritik konstruktif justru dijadikan bahan untuk adu domba politik,” pungkasnya.****









Komentar