Untuk memperkuat pengelolaan pelabuhan, Bupati Bassam juga telah memerintahkan Dinas Perhubungan agar berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KPLP). Dalam skema baru yang dirancang, kapal rute Ternate–Babang akan bersandar langsung di Pelabuhan Pasar Babang, sementara rute Babang–Ternate tetap melalui pelabuhan utama.
“Jadi kapal yang datang pagi hari dari Ternate bisa langsung bongkar muat di Pasar Babang, kemudian berangkat kembali pada malam hari lewat Pelabuhan Utama,” jelas Bassam.
Kebijakan ini mencerminkan visi besar Bassam Kasuba dalam membangun ekonomi rakyat berbasis kemandirian daerah dan pemerataan akses. Dengan menghidupkan kembali pelabuhan rakyat, Bassam menempatkan Pasar Babang sebagai episentrum ekonomi maritim yang menghubungkan jalur perdagangan antarwilayah di Halmahera Selatan.












Komentar