oleh

Penolakan Luas atas Pembongkaran Ikon Salawaku di Masjid Raya Shafulkhaerat: Dinilai Menghapus Jejak Sejarah dan Budaya

-Malut-1713 Dilihat

Kritikus menilai tindakan menghilangkan ikon Salawaku dari bangunan ikonik seperti Masjid Raya merupakan bentuk pengingkaran terhadap sejarah pembangunan daerah, bahkan dicurigai bermotif dendam politik. “Upaya menghilangkan jejak mantan pembangunan Gubernur H. Gani Kasuba sama artinya dengan menghapus jejak sejarah perkembangan Maluku Utara,” tutur Hasan, yang mendesak agar ikon tersebut dikembalikan seperti semula.

Baca Juga  IMM Maluku Utara Apresiasi Kepedulian Haji Robert dalam Perjuangan Kemanusiaan Ade Tiwi

Selain tuntutan restorasi, ada seruan agar pemerintah provinsi dan pengurus masjid segera memberi penjelasan publik mengenai alasan pembongkaran dan mempertimbangkan dampak kultural dari keputusan tersebut. Para pengamat budaya menekankan pentingnya menjaga keaslian karya monumental demi warisan generasi mendatang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *