Pendapatan Tinggi, Kinerja Buruk
Ironinya, Maluku Utara merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan pendapatan tertinggi di Indonesia berkat sektor pertambangan dan sumber daya alam. Namun tingginya pendapatan tersebut tidak sejalan dengan kinerja dan akuntabilitas pengelolaan keuangan publik.
“Pendapatan boleh besar, tapi apa gunanya jika tidak berdampak pada kesejahteraan masyarakat?” ujar Said.
Ia menyoroti banyaknya ketimpangan antarsektor dalam satu tahun pemerintahan Serly–Sarbin.
Dari sektor pertanian, perikanan, kehutanan, hingga pendidikan dan infrastruktur, semua masih jauh dari visi-misi kampanye dan janji perbaikan ekonomi rakyat.
Jalan rusak, jembatan terbengkalai, dan pengangguran terus meningkat. Sekolah-sekolah menengah atas dan kejuruan (SMA/SMK) pun disebut belum mengalami perbaikan signifikan.
Masyarakat Menagih Janji, LIRA Desak KPK Bertindak
Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menilai rendahnya skor MCSP ini sebagai sinyal kuat adanya penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah.







Komentar