SOFIFI

DOB SOFIFI KURANG MENDAPAT DUKUNGAN, PAKAR NILAI WUJUD PEMIMPIN LOKAL TIDAK VISIONER.

Semua Komponen Eksternal Akan Menangkap Pesan Ketidak seriusan Mauku utara Dalam Membaca Tantangan Percaturan Nasional dan Regional.

 

PIKIRAN UMMAT.Com—Ternate||DOB Sofifi selain merupakan amanat konstitusi juga sebagai trigger atau pemicu pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pembangunan Maluku utara.

Sebab sebagai Ibu Kota Provinsi, DOB Sofifi dinilai potensial menjadikan provinsi Maluku utara sebagai episentrum atau pusat pertumbuhan ekonomi baru Indonesia.

Posisi geografis strategis Maluku utara yang bersinggungan langsung dengan kawasan Pasifik sebagai pusat pertumbuhan regional Asia Pasifik bakal menjadikan Maluku utara sebagai pemain penting dalam percaturan ekonomi kawasan Asia Pasifik .

Pandangan itu dikemukakan pakar strategi pembangunan Guntur dalam menyikapi sengkarut DOB Sofifi saat ini.

Menurut nya, nilai strategis Maluku utara itu dapat diwujudkan melalui DOB Sofifi.DOB Ibukota provinsi Maluku utara ini dalam rangka kesiapan kelembagaan sekaligus memberikan pesan keluar bahwa Maluku utara sangat siap dalam menjemput percaturan ekonomi.

Dia mengatakan, Komponen eksternal terutama kalangan dunia usaha sebagai lokomotif ekonomi global akan skeptis melihat Mauku utara yang tanpa dukungan sebuah Ibu kota yang otonom dalam mendukung kinerja pemerintahan provinsi nya.
“Kita bicara nilai strategis apa dari provinsi Maluku utara dengan Ibukota provinsi hanya beratatus sebuah Kelurahan , ini lucu dan membuat kalangan luar pasti merasa geli lalu tertawa lah”ujar nya.

Kondisi ibukota seperti itu bakal memberikan pesan dan kesan keluar bahwa seluruh komponen lokal Maluku utara tidak berpikir strategis dan visioner dengan hanya terpaku pada kepentingan lokal masing-masing daerah tanpa pemikiran bersama untuk Maluku utara yang lebih kuat dan survive.
“Jika seperti ini maka pesan dan kesan keluarnya kita Maluku utara ini memang tidak memiliki pemikiran strategis dan visioner.Berpikir insidentil begini bakal buat investor juga skeptis”papar nya.

Sapaan akrab Bang Gun  ini mengungkapkan, posisi strategis Maluku utara pernah diakui dunia.Di era perang dunia ke dua, Maluku utara dengan pulau Morotai dan Kao di Halut menjadi pangkalan perang AS dan Jepang daam perang Pasifik.
Hal ini kata dia, menunjukkan bahwa posisi Maluku utara dengan kawasan Morotai nya merupakan kawasan yang sangat strategis dalam percaturan global baik daam konteks strategi perang maupun percaturan ekonomi.
“Kan terbukti, kawasan Morotai pernah menjadi episentrum perang dunia terutama perang Asia Pasifik yang melibatkan AS dan sekutunya dengan Jepang.Ini menunjukan Maluku utara dengan kawasan Mirotai amat sangat strategis dalam percaturan ekonomi regional kawasan Asia Pasifik”jelasnya.

Oleh karena itu Guntur  menilai DOB Sofifi sangat penting untuk Maluku utara bahkan Indonesia dimana DOB Ibu kota  provinsi Maluku utara ini akan semakin memperkuat nilai tawar Maluku utara baik internal dan eksternal.

Secara internal menurut Gun, DOB Sofifi potensial memaksimalkan akselerasi pembangunan Malukunutara dan secara eksternal bakal semakin memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan global terutama percaturan regional kawasan Asia Pasifik
“Coba semua komponen daerah berpikir cerdas dan visioner jangan hanya pikirnya memanfaatkan DAU dan DAK masing-masing daerah apaagi hanya untuk bangun hal-hal yang insidentil jangka pendek yang tidak visioner”pungkas Guntur***)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *